Pagi2 sudah lari2 ke sawah, melewati pematang sawah dengan riang gembira. Kalau musim pra tanam, cari belut. Huh seru!!! kadang cuma dapat 1 tp lumpurnya alamak ... dijamin makku marah marah... tau gak, si belut cuma dibakar di atas tumpukan daun kering, dan langsung hap hap!!! abunya ikut kemakan! tp heran yah, makan cara gitu kok aku jarang sakit ...
Habis makan nyebur ke sungai, berenang di antara ibu2 yang sedang mencuci pakaian, mandi, bahkan ada yang lagi BAB!!! huft...
Biasanya habis berenang jadi lapar, terus... bisa ditebak, kamipun "bergerilya" ke ladang tetangga, mencari ketela kecil2 (dikampungku disebut siwil), dimakan mentah2 loh... apa enak? gak tau ya, pada masa itu semua terasa enak aja...
Nyari jangkrik!!! itu kegiatanku yang lain. Desaku waktu itu masih banyak sampah terhampar (sekarang sudah banyak dijadikan rumah dan tempt usaha). Aku dan bolang2 yang lain menyusuri pematang sawah pasca panen, mengkorek korek lobang2 kecil, biasanya disitu ada beberapa ekor jangkrik. Jangkrik2 yang berhasil ditangkap lalu dimasukkan ke kandang buatanku sendiri. Dan, tau buat apa jangkrik2 itu? diadu! Astaghfirullahal adziem... menyesal aku kalau ingat aku, Ya Allah ampunilah aku... waktu itu aku belum tau kalau ngadu jangkrik adalah perbuatan dosa ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar